Pages

Subscribe:
  • Apa si Diabetes itu ?

    Mengidap Diabetes/Diabetes Mellitus (DM)/Kencing Manis/Penyakit Gula, itu berarti...

  • Enam penyebab Diabetes Mellitus

    Seseorang yang menderita penyakit ini harus menjalani gaya hidup sehat dan mengurangi asupan gula benar-benar. Namun, sedikit sekali orang tahu penyebab utama dari penyakit ini dan mengapa hal itu dapat terjadi. Berikut ini ada 6 (enam) penyebab utama diabetes mellitus yang dibahas secara rinci...

  • Delapan gejala teratas Diabetes pada anak-anak (Juvenile Diabetes)

    Diabetes adalah sebuah penyakit serius, dan ketika penyakit ini menyerang anak-anak, ini bisa menjadi lebih berbahaya dan mengancam nyawa, astaghfirulloh...

Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

Beberapa khasiat beras merah

Beras merah atau nasi merah (brown rice) adalah salah satu dari sekian banyaknya sumber karbohidrat pilihan bagi para diet mania, termasuk diet Diabetes Mellitus. Makanan ini bisa menjadi alternatif bagi para diabetisi agar kadar gulanya tidak melambung tinggi karena ber-indeks glikemik rendah daripada nasi putih biasa.

Dalam prosesnya, nasi merah tidak melalui penggilingan atau pengelupasan kulit. Lapisan kulit beras merah inilah yang secara klinis mengandung beragam nutrisi penting dan serat yang penting untuk kesehatan.

Berbeda dengan nasi putih yang telah melalui proses pengelupasan kulit dan penggilingan, sehingga tidak memiliki kandungan serat dan malah dapat mengakibatkan penumpukan kalori dan meningkatkan kadar gula darah.

Inilah sebabnya mengonsumsi beras merah / nasi merah jauh lebih sehat dari pada mengonsumsi nasi putih biasa.

Kenyang Lebih lama

Beras merah baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang berdiet, termasuk diet Diabetes Mellitus. Beras merah merupakan sumber karbohidrat kompleks yang dapat menyuplai tubuh Anda dengan energi berkala sekaligus membuat Anda kenyang lebih cepat saat mengonsumsinya.

British Journal of Nutrition menyatakan bahwa dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, gandum, dan beras merah dapat membuat seseorang cepat kenyang dan kenyang lebih lama, sehingga terhindar dari pola makan yang rakus.

Baik untuk Pencernaan

Menurut sebuah penelitian, kandungan serat pada beras merah 6 kali lebih tinggi daripada nasi putih biasa. Seperti kita ketahui bahwa serat memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti:

  • Melancarkan sistem pencernaan
  • Menurunkan risiko kanker kolon
  • Membantu mengendalikan insulin dan gula darah
  • Mencegah timbulnya timbunan plak akibat kolesterol jahat
  • Mengurangi risiko wasir dan iritasi pada usus, dan masih banyak lagi.
  • Mengendalikan Gula Darah
Beras merah memiliki nilai GI (Glycemic Index) yang lebih rendah dari nasi putih biasa, sehingga dapat membantu mengendalikan gula darah dan produksi insulin dalam tubuh.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Beras merah kaya akan mineral penting seperti zat besi, zinc, dan mangan. Zat besi berperan penting dalam produksi sel-sel darah merah sehingga dapat menurunkan risiko anemia. Zinc membantu proses penyembuhan luka, meningkatkan sistem imun tubuh, dan meningkatkan kesuburan pria. Sedangkan mangan berguna untuk mengaktifkan enzim yang penting dalam pembentukan tulang, yang terlibat dalam produksi hormon tiroid, dan membantu untuk menjaga kesehatan jaringan saraf.

Membantu Produksi Sel-sel DNA

Selain diperkaya dengan mineral penting untuk kesehatan, beras merah juga kaya akan vitamin B6. Vitamin B6 dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan produksi hormon serotonin , sel darah merah, dan membantu produksi sel-sel DNA.

Dari berbagai sumber

Kamis, 25 April 2013

Cara memasak beras merah

Memasak beras merah akan terasa lebih sulit karena teksturnya tidak sama dengan beras putih biasa. Takaran air yang kurang tepat menyebabkan tekstur nasi beras merah menjadi keras.

Berikut langkah-langkah memasak beras merah dengan menggunakan panci lebih besar untuk menghasilkan nasi yang lebih baik.

Bilas dengan bersih
Awali dengan membilas (jawa: pesusi) beras merah dalam saringan beras di bawah air keran untuk memastikan kotoran yang ada bisa hilang terbawa aliran air. Cara ini berlaku untuk semua jenis beras merah, seperti gandum panjang, gandum pendek, basmati, parboiled, dan lain-lain karena dapat menghilangkan sisa pestisida yang mungkin tertinggal. Dengan membilas, Anda akan mengurangi pembentukan gelembung pati pada saat beras merah dimasak.

Saring dengan baik sehingga kemungkinan air tertiris lebih banyak, lalu pindahkan ke dalam mangkuk. Gunakan panci besar dan takar air dengan tepat.

Siapkan panci besar dengan volume 10 atau 12 liter. Takaran air untuk satu gelas beras yaitu sepuluh gelas, jadi jika Anda akan memasak 2 gelas beras merah, maka gunakan air sebanyak 20 gelas. Hasilnya sekitar enam hingga tujuh gelas nasi matang. (catatan: 1 gelas sekira 237 ml).

Setelah air mulai mendidih, tuang beras merah ke dalam panci, lalu kecilkan api menjadi sedang, dan masak selama -/+ 30 menit tanpa ditutup. Sementara itu, siapkan saringan pasta di wastafel Anda.

Buang busa pati
Jika perlu, sendoklah busa pati yang menumpuk di atas permukaan nasi dengan hati-hati saat proses memasak berlangsung. Anda tidak perlu mengaduk beras selama dimasak.

Setelah 30 menit, matikan api dan saringlah air beras merah dengan hati-hati menggunakan saringan pasta sampai semua air tertiris.

Masak kembali
Masukkan kembali beras yang telah ditiriskan ke dalam panci tertutup dan biarkan matang selama 10 sampai 15 menit. Buka tutup, lalu pindahkan dengan hati-hati ke mangkuk besar. Nikmati bersama lauk selagi hangat.

Sumber: okefood.com